TVRINews, Palembang
Pertumbuhan industri kuliner di Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif. Kondisi ini turut membuka peluang kerja bagi tenaga profesional di bidang kuliner. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, jumlah penyedia jasa makanan dan minuman mencapai 5,28 juta usaha, atau tumbuh 8,71 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Meningkatnya kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor kuliner menjadi peluang bagi lembaga pendidikan untuk menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap memasuki dunia kerja.
Politeknik Pariwisata Palembang melalui Program Studi Seni Kuliner terus mengembangkan pembelajaran yang menyesuaikan standar dan dinamika industri kuliner.
Ketua Program Studi Seni Kuliner Politeknik Pariwisata Palembang, Sri Hertina, menjelaskan bahwa proses pembelajaran tidak hanya membekali mahasiswa dengan teknik memasak, tetapi juga diarahkan untuk membentuk kesiapan menghadapi dunia kerja.
“Melalui kegiatan praktik, mahasiswa dibiasakan menerapkan keterampilan memasak, mulai dari pengolahan bahan, teknik memasak, hingga penyajian makanan,” ujar Sri, Rabu, 16 September 2026.
Kegiatan praktik didukung fasilitas yang memadai serta metode pembelajaran interaktif, sehingga mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan dan meningkatkan antusiasme dalam proses belajar.
Seiring meningkatnya kebutuhan sumber daya manusia di bidang kuliner, lulusan Program Studi Seni Kuliner Politeknik Pariwisata Palembang diharapkan memiliki kompetensi dan kesiapan untuk bersaing di dunia kerja.










