TVRINews, Palembang
Masyarakat Kota Palembang diimbau lebih bijak menggunakan air bersih di tengah musim kemarau. Penghematan dapat dilakukan dari lingkungan rumah tangga dengan memastikan air tidak terbuang percuma.
Direktur Teknik Perumda Tirta Musi Palembang, M. Azharuddin, mengatakan penggunaan air secara bijak penting dilakukan, terlebih kondisi musim kemarau turut berdampak terhadap sumber air baku.
Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat adalah menutup keran ketika tidak digunakan. Warga juga disarankan menutup aliran air dari meteran ketika rumah dalam keadaan kosong.
"Kalau untuk penghematan air, ini mungkin secara normatif apabila keran-keran sudah tidak terpakai, ditutup," ujar M. Azharuddin, Rabu, 16 September 2026.
Menurutnya, menutup aliran dari meteran saat rumah tidak dihuni dapat mencegah air terbuang percuma ketika jadwal pengaliran berlangsung.
"Kalau mau aman sekali itu dari meteran sudah ditutup sehingga apabila rumah lagi kosong, tidak ada orang, jadi pas jadwal pengaliran air tidak terbuang percuma," katanya.
Selain menghemat penggunaan air di rumah, masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga kualitas sumber air baku. Azharuddin mengingatkan warga agar tidak membuang sampah ke sungai.
Hal ini dinilai penting karena seluruh sumber air baku Perumda Tirta Musi berasal dari Sungai Musi.
"Untuk masyarakat secara umum mungkin jangan buang sampah di sungai. Karena sumber air baku Perumda Tirta Musi itu 100 persen diambil dari sungai," jelasnya.
Azharuddin menambahkan, musim kemarau menjadi tantangan bagi pengolahan air, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Permukaan Sungai Musi saat ini disebut mengalami penurunan sekitar 1,5 hingga 2 meter sehingga debit air yang dapat diambil melalui pompa turut berkurang.
Meski demikian, Perumda Tirta Musi memastikan kondisi pengolahan dan pelayanan air bersih masih berjalan normal karena berbagai infrastruktur telah dipersiapkan untuk menghadapi kondisi tersebut.
"Alhamdulillah sampai dengan saat ini masih kondisi normal karena seluruh infrastruktur kita sudah kita persiapkan untuk mengantisipasi ini," ungkapnya.
Karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya menghemat penggunaan air bersih, tetapi juga ikut menjaga sumber air baku dengan tidak membuang sampah ke sungai. Langkah sederhana tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menjaga ketersediaan dan kualitas air bersih di Kota Palembang.










