TVRINews, Sumatera Selatan
Proses pemberangkatan jemaah haji asal Sumatera Selatan terus berlangsung hingga kloter terakhir gelombang pertama. Ribuan jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji tahun 2026.
Namun, di tengah kelancaran proses tersebut, aspek kesehatan jemaah tetap menjadi perhatian utama petugas embarkasi dan tim medis.
Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Palembang, Emmilya Rosa, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan akhir di Embarkasi Palembang, tercatat tujuh jemaah asal Sumatera Selatan batal diberangkatkan pada musim haji tahun ini.

“Satu jemaah diketahui dalam kondisi hamil, sementara beberapa lainnya mengalami gangguan kesehatan yang tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan ibadah haji,” ujar Emmilya Rosa.
Selain itu, dua jemaah lainnya juga mengalami penundaan keberangkatan pada gelombang pertama karena kondisi kesehatan dan saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Siti Fatimah Palembang.
“Petugas kesehatan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kedua jemaah tersebut sebelum diputuskan kelayakan keberangkatan ke Tanah Suci,” jelasnya.
Sementara itu, tiga jemaah haji asal Sumatera Selatan yang telah berada di Arab Saudi dilaporkan masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Saudi German, Madinah, setelah mengalami gangguan kesehatan setibanya di Tanah Suci.
Pihak kesehatan embarkasi mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik serta rutin memeriksakan kesehatan selama menjalankan ibadah haji agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar dan aman.










