TVRINews, Musi Rawas
Menghadapi musim kemarau panjang yang melanda wilayah Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, jajaran Polsek Muara Lakitan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan masyarakat menggelar Sholat Istisqa dan doa bersama di halaman Mako Polsek Muara Lakitan, Rabu, 26 Agustus 2026.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut diikuti sekitar 95 jemaah. Hadir dalam kegiatan itu Kapolsek Muara Lakitan AKP Hendrawan, Camat Muara Lakitan Syamsuri, perwakilan Danramil, KUA, lurah, para kepala desa, UPT Puskesmas, Korwil Pendidikan, perwakilan BRI, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat Kecamatan Muara Lakitan.
Kapolsek Muara Lakitan AKP Hendrawan mengatakan, Sholat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar dan doa bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan.
“Beberapa bulan terakhir wilayah kita dilanda musim kemarau yang cukup panjang. Lahan pertanian dan perkebunan mengalami kekeringan dan sudah banyak terjadi kebakaran hutan dan lahan,” ujar Hendrawan dalam sambutannya.
Ia juga mengajak masyarakat tidak hanya berdoa, tetapi turut melakukan ikhtiar dengan menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran hutan dan lahan, terutama dengan tidak membuka lahan melalui pembakaran.
Senada dengan itu, Camat Muara Lakitan H. Syamsuri menyampaikan bahwa kegiatan Sholat Istisqa menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah, TNI, Polri, tokoh agama, dan masyarakat dalam menghadapi dampak kemarau panjang.
Menurutnya, kondisi kemarau telah menyebabkan sejumlah sumber air menyusut dan lahan pertanian masyarakat mulai mengalami kekeringan. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diminta bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla.
Sholat Istisqa dua rakaat kemudian dipimpin Ustaz Yunus dan dilanjutkan dengan ceramah agama serta doa bersama. Dalam tausiyahnya, Ustaz Yunus mengajak masyarakat memperbanyak istigfar, memperkuat ibadah, dan menjaga hubungan dengan Allah SWT.
Masyarakat juga diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta bersama-sama menjaga ekosistem untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat merugikan banyak pihak.
Kegiatan Sholat Istisqa dan doa bersama selesai sekitar pukul 09.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, tertib, aman, dan kondusif.
Melalui kegiatan tersebut, selain memanjatkan doa agar hujan segera turun, Forkopimcam Muara Lakitan juga berharap sinergitas antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat semakin kuat dalam menghadapi musim kemarau serta mencegah terjadinya Karhutla.









