TVRINews, Lampung
Bandar Lampung - Menghadapi musim kemarau, warga Desa Tulus Rejo, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur, kini tidak lagi khawatir mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Pemerintah pusat melalui TNI Angkatan Darat telah membangun instalasi sumur bor lengkap dengan tandon air berkapasitas 5.000 liter sebagai bagian dari Program Bantuan Presiden.
Pembangunan sumur bor tersebut merupakan bagian dari tahap pertama pelaksanaan program pada periode Agustus 2026. Program ini menyasar kawasan permukiman yang selama ini rawan mengalami kekeringan saat musim kemarau. Keberadaan instalasi sumur bor tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi lebih dari 150 rumah. Fasilitas ini diharapkan menjadi solusi ketika sumur-sumur galian milik warga mulai mengering akibat minimnya curah hujan.
Tidak hanya di Desa Tulus Rejo, Program Bantuan Presiden berupa pembangunan sumur bor juga dilaksanakan di sejumlah wilayah rawan kekeringan lainnya di Kabupaten Lampung Timur, di antaranya Kecamatan Metro Kibang dan Kecamatan Purbolinggo. Salah seorang warga, Agus, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah. Menurutnya, wilayah tempat tinggalnya selama ini selalu mengalami kekurangan air bersih setiap musim kemarau.
"Bantuan sumur bor ini dari Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, melalui jajaran TNI. Kami berterima kasih banyak karena wilayah kami memang mengalami kekurangan air bersih pada musim kemarau. Sesuai arahan dari jajaran TNI, sumur bor ini dikhususkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga di kawasan permukiman," ujar Agus, Kamis, 5 Agustus 2026.
Melalui program pembangunan sumur bor ini, pemerintah berharap masyarakat di daerah-daerah yang rentan mengalami krisis air bersih dapat memperoleh akses air yang lebih mudah dan berkelanjutan, sehingga aktivitas sehari-hari tetap berjalan meski memasuki musim kemarau.









