TVRINews, Palembang
Keluhan warga terkait minimnya penerangan di kawasan TPA 2 Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan, akhirnya mendapat tindak lanjut. Sejumlah lampu penerangan jalan kini telah terpasang di kawasan yang sebelumnya gelap dan minim penerangan pada malam hari.
Pemasangan lampu jalan tersebut menjadi perhatian warga setelah kawasan itu sempat disorot menyusul kasus pembegalan yang menewaskan seorang perempuan, Adinda Dhea Fuji Lestari (21).
Sebelumnya, warga harus melintasi ruas jalan yang minim penerangan dalam jarak cukup panjang. Kondisi tersebut membuat masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor, merasa khawatir saat melintas pada malam hari.
Kini, sejumlah titik di sepanjang jalan kawasan TPA Keramasan telah dilengkapi lampu penerangan. Warga menyambut baik pemasangan tersebut karena dinilai dapat meningkatkan rasa aman sekaligus membantu pengguna jalan melihat kondisi di sekitar saat malam hari.
Salah seorang warga, Bagas, mengatakan pemasangan lampu jalan merupakan tindak lanjut yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Alhamdulillah sekarang lampu jalan sudah terpasang. Kami sebagai warga tentu sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota Palembang yang sudah memperhatikan keluhan kami. Semoga dengan adanya penerangan ini warga lebih aman saat melintas malam hari,” kata Bagas, Selasa, 25 Agustus 2026.
Menurut Bagas, lampu jalan tersebut mulai terlihat menyala sejak Senin (24/8). Ia mengaku kini tidak lagi terlalu khawatir ketika harus melewati kawasan tersebut pada malam hari.
“Kemarin hari Senin kami lihat sudah hidup lampunya. Alhamdulillah dengan lampu jalan ini kami tidak takut lagi pulang malam,” ujarnya.
Bagas menjelaskan, sebelumnya kondisi jalan setelah simpang kuburan TPA cukup gelap dengan jarak sekitar dua kilometer.
“Dulu setelah simpang kuburan TPA itu gelap, sekitar dua kilometer. Sekarang sudah ada lampu, jadi kami merasa lebih tenang. Terima kasih kepada pemerintah kota yang sudah bergerak,” katanya.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Reka. Ia mengatakan kondisi jalan yang sebelumnya gelap dan sepi membuat dirinya enggan pulang sendirian jika sudah malam.
“Sekarang kami merasa lebih aman. Dulu kalau sudah malam saya takut pulang sendiri karena jalannya gelap dan sepi. Kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Palembang karena akhirnya jalan di sini diperhatikan,” ujar Reka.
Menurutnya, keberadaan lampu jalan tidak hanya membantu penerangan, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri warga ketika harus beraktivitas dan melintas pada malam hari.
Reka berharap lampu yang telah terpasang dapat dirawat secara rutin sehingga tidak kembali mengalami kondisi gelap seperti sebelumnya.
“Semoga lampunya terus dirawat dan kalau ada yang rusak segera diperbaiki. Jangan sampai kembali gelap seperti sebelumnya. Kami sangat berterima kasih karena pemerintah sudah mendengar keluhan warga,” katanya.
Warga berharap pemasangan lampu jalan ini menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di kawasan TPA Keramasan. Mereka juga meminta fasilitas tersebut mendapat pemeliharaan secara rutin agar tetap berfungsi dengan baik.
Dengan terpasangnya penerangan di sejumlah titik, warga kini berharap aktivitas masyarakat pada malam hari di kawasan tersebut dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.










