TVRINews, Palembang
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mendorong peningkatan pemahaman masyarakat mengenai penyakit jantung bawaan pada anak melalui edukasi kesehatan dan buku panduan. Upaya ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran orang tua terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan ibu dan anak serta deteksi dini gangguan jantung.
Edukasi tersebut disampaikan dalam Pertemuan Ilmiah ke-14 IDAI yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Palembang, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi tenaga medis untuk memperkuat pengetahuan sekaligus mendorong penyebaran informasi kesehatan kepada masyarakat.
Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Kardiologi IDAI, Dr. Rizky Adriansyah, M.Ked(Ped), Sp.A, Subsp., mengatakan buku panduan kesehatan dapat membantu masyarakat memahami penyakit jantung bawaan pada anak, termasuk pentingnya mengenali kondisi tersebut sejak dini.
“Melalui pertemuan ilmiah ini, kami ingin meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penyakit jantung bawaan pada anak, termasuk pentingnya mengenali risiko dan melakukan pemeriksaan kesehatan sesuai anjuran tenaga medis,” ujar Rizky.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan melalui pemeriksaan rutin. Ibu hamil dianjurkan mengikuti jadwal pemeriksaan kehamilan serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk memantau kondisi ibu dan perkembangan janin.
“Kami mengimbau ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur dan mengikuti arahan dokter agar kondisi kesehatan ibu dan janin dapat dipantau dengan baik,” katanya.
Menurutnya, edukasi kesehatan perlu menjangkau masyarakat secara luas agar orang tua lebih memahami pentingnya pemeriksaan medis dan tidak mengabaikan gejala yang memerlukan perhatian dokter.
Penyakit jantung bawaan merupakan kelainan struktur jantung yang terbentuk sejak masa perkembangan janin. Kondisi ini tidak selalu dapat dicegah, tetapi pemeriksaan selama kehamilan dan setelah kelahiran dapat membantu mengenali sejumlah kelainan lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan.
Melalui edukasi dan penyebaran buku panduan kesehatan, IDAI berharap kesadaran masyarakat terhadap kesehatan jantung anak semakin meningkat. Dengan demikian, orang tua diharapkan lebih tanggap dalam memantau kesehatan anak dan berkonsultasi dengan tenaga medis apabila ditemukan tanda atau gejala yang mengkhawatirkan.










