TVRINews, Sumatera Selatan
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan terus mendalami penyebab kecelakaan maut yang melibatkan Bus ALS dengan truk tangki BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Hingga kini, tim gabungan masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap penyebab pasti insiden yang menewaskan 16 orang tersebut.
Olah TKP kembali dilakukan oleh tim gabungan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel bersama Satlantas Polres Muratara. Penyelidikan difokuskan pada pengumpulan bukti teknis secara rinci untuk mengetahui kronologi kecelakaan.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol Maesa Soegrivo, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah faktor yang diduga menjadi penyebab kecelakaan.

“Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh, mulai dari kondisi jalan, kendaraan, hingga faktor pengemudi. Semua bukti teknis sedang dianalisis agar penyebab kecelakaan dapat diketahui secara pasti,” ujar Kombes Pol Maesa Soegrivo, dikutip Jumat, 8 Mei 2026.
Berdasarkan keterangan saksi kunci yang merupakan kernet bus dan selamat dari kecelakaan, insiden diduga bermula saat bus berusaha menghindari lubang di badan jalan.
Tim teknis juga melakukan pengukuran kedalaman lubang jalan serta menganalisis serpihan kendaraan dan bekas pengereman di aspal untuk memperkirakan kecepatan kedua kendaraan saat tabrakan terjadi.
Selain memeriksa faktor manusia dan kondisi infrastruktur jalan, polisi turut mengecek kelengkapan alat keselamatan yang tersedia di dalam bus.
“Kami ingin memastikan seluruh aspek diperiksa secara detail, termasuk standar keselamatan kendaraan. Penanganan kasus ini dilakukan secara transparan untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab,” ujarnya.
Sementara Korps Lalu Lintas Mabes Polri dijadwalkan turun langsung ke lokasi guna melakukan asistensi serta menyandingkan data hasil temuan di lapangan.










