TVRINews, Sumatera Selatan
Diklat Sepakbola Palembang (DSP) U15 memastikan gelar juara Piala Soeratin U15 Sumatera Selatan 2026 setelah mengalahkan Persime Muara Enim U15 melalui adu penalti 5-4 di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Sabtu, 4 Juli 2026 kemarin. Kedua tim sebelumnya bermain imbang 2-2 hingga waktu normal berakhir.
Laga final berlangsung sengit sejak menit awal. DSP membuka keunggulan pada menit ketujuh setelah pemain Persime, Hafidz, melakukan gol bunuh diri saat berupaya menghalau bola di depan gawangnya sendiri.

Keunggulan itu bertahan hingga babak pertama usai. Memasuki paruh kedua, DSP memperbesar keunggulan menjadi 2-0 melalui gol Al Fatih pada menit ke-57.
Persime Muara Enim tak menyerah. Azril memperkecil ketertinggalan pada menit ke-63 sebelum Arka mencetak gol penyeimbang pada menit ke-80. Skor 2-2 membuat pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti sesuai regulasi turnamen.
Dalam babak tos-tosan, seluruh eksekutor DSP sukses menjalankan tugasnya. Sebaliknya, satu penendang Persime gagal menuntaskan tendangan sehingga DSP memastikan kemenangan 5-4 sekaligus meraih gelar juara.
Mewakili Gubernur Sumatera Selatan, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Pandji Tjahjanto, mengapresiasi semangat juang kedua tim yang menampilkan pertandingan berkualitas hingga menit terakhir.
“Kami mengucapkan selamat kepada Diklat Sepakbola Palembang yang berhasil menjadi juara. Terima kasih kepada seluruh tim yang telah menjunjung tinggi sportivitas. Semoga kompetisi ini menjadi wadah lahirnya pesepak bola muda Sumatera Selatan yang mampu berprestasi di tingkat nasional,” ujar Pandji dalam keterangan tertulis yang diterima tvrinews.com pada Minggu, 5 Juli 2026.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan, H. M. Alfajri Zabidi, mengatakan kompetisi usia dini menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet sepak bola berprestasi.
“Piala Soeratin merupakan ajang pembinaan yang sangat penting. Kami berharap para pemain terus berlatih, menjaga disiplin, dan menjadikan kompetisi ini sebagai langkah awal menuju level yang lebih tinggi. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan terus mendukung pembinaan atlet muda,” kata Alfajri.
Final Piala Soeratin U15 Sumsel juga disiarkan secara langsung oleh TVRI Sumsel. Kepala TVRI Sumsel, Eflianty Analisa, mengatakan siaran langsung tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pembinaan sepak bola usia muda di tengah antusiasme masyarakat menyaksikan Piala Dunia 2026.
“Kami ingin menghadirkan semangat yang sama melalui sepak bola daerah. Penayangan final ini menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan talenta muda Sumatera Selatan sekaligus memberi ruang bagi masyarakat untuk menyaksikan calon-calon pesepak bola masa depan,” ujar Eflianty.
Sementara itu, Kapten DSP U15, M. Agha Lutfiah, mengaku bangga atas perjuangan timnya yang mampu bangkit menghadapi tekanan hingga babak adu penalti.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur bisa menjadi juara. Pertandingan berlangsung tidak mudah karena Persime memberikan perlawanan luar biasa. Kami tetap percaya diri saat adu penalti dan kemenangan ini kami persembahkan untuk pelatih, orang tua, serta masyarakat Sumatera Selatan yang selalu mendukung kami,” ungkap Agha.
Keberhasilan DSP menjuarai Piala Soeratin U15 Sumatera Selatan 2026 memastikan mereka menjadi wakil provinsi pada putaran nasional. Gelar tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola usia muda di Sumatera Selatan terus berkembang dengan dukungan berbagai pihak.










