TVRINews, Sumatera Selatan
Kemegahan dan nilai sejarah yang dimiliki Candi Bumi Ayu di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, menarik perhatian dua peneliti asal Prancis untuk melakukan kajian dan ekskavasi di kawasan cagar budaya tersebut.
Kedua warga negara asing yang tergabung dalam program Archaeology of a Shared Culture 2026 itu mengunjungi Candi Bumi Ayu yang berada di Desa Bumi Ayu, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI. Kunjungan tersebut bertujuan untuk meneliti kemungkinan adanya temuan situs atau struktur candi lain yang masih tersembunyi di sekitar kawasan tersebut.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten PALI, Teguh, mengatakan kedatangan dua peneliti asal Prancis itu merupakan bagian dari kajian arkeologi untuk menggali lebih jauh potensi sejarah yang dimiliki Candi Bumi Ayu.
"Kajian ekskavasi ini dilakukan untuk mencari kemungkinan keberadaan situs atau candi lain yang masih tersimpan di kawasan Candi Bumi Ayu. Kawasan ini merupakan salah satu situs bersejarah penting di Sumatera Selatan yang menyimpan jejak peradaban masa lalu," ujar Teguh dalam keterangan yang diterima tvrinews.com pada Senin, 15 Juni 2026.
Salah satu peneliti asal Prancis, Evisile Bruneau, mengaku terkesan dengan kemegahan Candi Bumi Ayu dan nilai sejarah yang terkandung di dalamnya. Menurutnya, situs tersebut memiliki potensi besar untuk diteliti lebih lanjut.
"Candi Bumi Ayu sangat megah dan memiliki sejarah peradaban yang luar biasa. Kami ingin melakukan penelitian lebih luas untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam dari hasil ekskavasi yang dilakukan," kata Evisile Bruneau.
Kehadiran dua peneliti internasional tersebut dinilai menjadi bukti bahwa Candi Bumi Ayu memiliki daya tarik dan nilai penting yang layak dikenal oleh masyarakat dunia. Penelitian yang dilakukan diharapkan dapat mengungkap lebih banyak informasi mengenai sejarah dan perkembangan peradaban yang pernah berkembang di wilayah Sumatera Selatan.










