TVRINews, Lubuklinggau
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro memastikan anggaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik penuh waktu maupun paruh waktu, akan dialihkan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mulai 2027. Dengan skema tersebut, pembiayaan gaji PPPK diharapkan tidak lagi membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Kepastian itu disampaikan Fauzi di sela-sela kunjungan kerja perseorangan ke Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Jumat, 16 Oktober 2026.
"APBN 2027 sudah kita ketok palu. Untuk penggajian PPPK Penuh Waktu dan PPPK Paruh Waktu sudah kita anggarkan dan dibebankan ke APBN. Sehingga keberadaan mereka tidak jadi beban APBD lagi," ujar Fauzi, Jumat, 16 Oktober 2026.
Politisi dari Fraksi Partai NasDem ini memaparkan, total anggaran yang disiapkan pusat mencapai Rp54,1 triliun, dengan rincian PPPK Penuh Waktu dengan Alokasi anggaran sebesar Rp23 triliun, sedangkan PPPK Paruh Waktu (PW) sebesar Rp31,1 triliun.
Saat ini, database seluruh PPPK teknis, guru, hingga tenaga kesehatan dari masing-masing wilayah dilaporkan sudah diserahkan oleh kepala daerah ke BKN atau Kemendagri.
DPR RI kini tengah mendorong agar anggaran jumbo tersebut segera ditransfer langsung ke daerah. Langkah ini diambil agar pemerintah daerah (Pemda) dapat mencairkan gaji tanpa mengganggu stabilitas keuangan wilayah mereka.
"Ini juga memberikan kepastian ke seluruh PPPK kalau mereka semua digaji oleh APBN dan tidak ada yang dirumahkan, kecuali yang dievaluasi," tegas Fauzi.
Sementara itu dengan rencana pengalihan anggaran ini disambut baik oleh Wali Kota Lubuklinggau, Rachmat Hidayat. Pria yang akrab disapa Yoppy ini berharap skema transfer dana pusat tersebut bisa segera direalisasikan.
Yoppy mengungkapkan, selama ini kebutuhan anggaran daerah untuk membiayai PPPK tergolong sangat besar.
"Bagi Lubuklinggau sendiri, hampir Rp41 miliar harus disiapkan setiap tahunnya untuk kebutuhan gaji PPPK. Tentu kalau ini terealisasi, akan sangat membantu meringankan dan mengurangi beban keuangan daerah secara signifikan," pungkas Yoppy.










