TVRINews, Sumatera Selatan
Sebanyak 25 perwakilan anak dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan madrasah di Kota Palembang resmi dikukuhkan sebagai pengurus Forum Anak Kota Palembang periode 2026–2028.
Pengukuhan yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Palembang tersebut dipimpin Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Kgs H. Sulaiman Amin, di Ruang Rapat Parameswara, Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Kamis, 24 September 2026.
Kegiatan tersebut turut disaksikan Bunda Literasi Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, serta Kepala Dinas PPPA Kota Palembang Dewi Isnaini.
Sulaiman Amin mengatakan para pengurus Forum Anak Kota Palembang berasal dari sejumlah sekolah di Kota Palembang dan diharapkan dapat menjalankan dua peran utama, yakni sebagai pelopor dan pelapor.
"Dan mereka itu kita tanamkan baik sebagai pelopor maupun pelapor," kata Sulaiman Amin.
Menurutnya, sebagai pelopor, para anggota forum anak diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang dapat mengakomodasi kepentingan dan kebutuhan anak.
"Nantinya dalam forum anak inilah akan disampaikan sehingga dapat merealisasikan," ujarnya.
Sementara sebagai pelapor, para anggota Forum Anak diharapkan berani menyampaikan laporan apabila menemukan berbagai persoalan yang berkaitan dengan kekerasan terhadap anak.
"Jadi jangan takut. Dengan forum inilah silakan nanti, setiap warga Kota Palembang yang anaknya di-bullying silakan laporkan kepada Forum Anak ini," ucapnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas PPPA Kota Palembang Dewi Isnaini mengatakan keberadaan Forum Anak Kota Palembang diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mendukung berbagai program perlindungan dan pemenuhan hak anak, termasuk mewujudkan program Kota Layak Anak.
"Mudah-mudahan akan ada Perlap dari pusat, jadi nantinya anak-anak dapat kita libatkan, baik itu dari aktivitas mereka maupun peran dari mereka sendiri," jelasnya.
Terkait mekanisme pengaduan, Dewi menjelaskan bahwa Dinas PPPA Kota Palembang telah menyediakan sejumlah saluran bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan, mulai dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), hingga layanan call center.
"Kita juga sudah punya namanya UPTD dan kita Dinas PPPA juga telah punya Puspaga dan call center juga sudah ada," ucapnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga tengah menyiapkan inovasi bernama "Rangkaian Palembang" yang nantinya akan memberikan ruang khusus bagi anak-anak untuk menyampaikan laporan.
"Untuk program kita juga telah disusun. Nanti kita juga ada inovasi dengan nama Rangkaian Palembang. Jadi nanti anak-anak akan mempunyai link sendiri untuk melakukan pelaporan," tambah Dewi.
Sementara itu, Bunda Literasi Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, mengapresiasi terbentuknya Forum Anak Kota Palembang periode 2026–2028.
"Mudah-mudahan para anak ini bisa menjadi pelopor dan pelapor bagi anak-anak yang ada di Kota Palembang serta dapat berkolaborasi dengan Bunda Literasi Kota Palembang," pungkasnya.










