TVRINews, Palembang
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan risiko penyakit jantung bawaan pada anak, terutama pada bayi baru lahir.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 28 Juni 2026, dari 490 ribu bayi yang telah menjalani skrining, sebanyak 4,3 persen atau 20.946 bayi tercatat berpotensi mengalami indikasi kelainan jantung.
Ketua Unit Kerja Koordinasi Kardiologi IDAI, dr. Rizky Adriansyah mengimbau masyarakat, khususnya ibu hamil, untuk melakukan pemeriksaan rutin dan skrining dini.
"Untuk ibu hamil, lakukan kontrol rutin, skrining lebih awal untuk mengetahui potensi penyakit jantung bawaan pada anak, serta ikuti nasihat dokter untuk menjaga kesehatan selama masa kehamilan," ujarnya.
Melalui edukasi ini, IDAI berharap masyarakat semakin memahami pentingnya deteksi dini dan menjaga kesehatan selama kehamilan guna memitigasi risiko penyakit jantung bawaan pada anak.










