TVRINews, Palembang
Dibalik potensi kekayaan alam Sumatera Selatan, tumbuh wirausaha muda yang mampu mengubah komoditas lokal menjadi peluang ekonomi. Mereka tergabung dalam Sultan Muda yang mendongkrak perekonomian daerah.
Sultan Muda menjadi program strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk mencetak wirausaha muda yang inovatif, kreatif, dan mendorong akselerasi ekonomi daerah.
Salah satu komoditi perkebunan Sumsel yang dikembangkan oleh Sultan Muda yaitu kopi. Di tangan Sultan Muda, kopi tidak lagi hanya dipandang sebagai hasil perkebunan, namun mulai dikembangkan menjadi sebuah bisnis yang membuka peluang bagi para pelaku ekonomi.
Semangat kewirausahaan yang dimiliki Sultan Muda mampu membawa kopi lokal ke kancah internasional melalui ekspor ke beberapa negara tetangga.
"Kopi Sumatera Selatan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi bisnis yang bernilai tambah, sehingga mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat," ujar Kepala OJK Sumatera Selatan Bagian Selatan, Arifin Susanto, dikutip Kamis, 17 September 2026.
Hal ini menjadi bukti bahwa anak muda Sumatera Selatan tidak hanya mampu menjadi konsumen kopi, tetapi berdiri sebagai pelaku usaha, pengolah, pemilik merek, hingga eksportir.
Tidak hanya kopi, Sultan Muda juga akan mengembangkan hasil perkebunan seperti kelapa dan komoditas lainnya.
Agar semakin dikenal masyarakat luas, Sultan Muda memanfaatkan kemajuan teknologi, yakni media sosial sebagai sarana untuk menyebarluaskan program. Sehingga dapat menjangkau kaum muda di seluruh kabupaten dan kota dalam Provinsi Sumsel.
"Pemanfaatan teknologi digital dan media sosial dapat membantu memperluas jangkauan pemasaran produk lokal, termasuk kopi, agar semakin dikenal masyarakat luas," kata Sekretaris Diskominfo Provinsi Sumsel, Deswan Ahsani.
Dengan adanya program Sultan Muda, kekayaan alam Provinsi Sumsel dapat diolah menjadi produk yang bernilai jual, sehingga dapat memajukan perputaran ekonomi mikro berbasis digital.










