TVRINews, Sumatera Selatan
Tumpukan sampah yang meluber hingga ke ruas jalan di kawasan Simpang Bandara, Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir atau PALI, Sumatera Selatan, mulai ditangani petugas.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI menyebut, melubernya sampah dari area tempat pembuangan akhir terjadi akibat alat berat yang biasa digunakan untuk merapikan dan menata tumpukan sampah mengalami kerusakan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI Ariansyah mengatakan, proses perapihan sampah belum dapat dilakukan secara maksimal karena alat berat tersebut masih dalam tahap perbaikan.
Menurut Ariansyah, pihaknya telah berupaya memperbaiki alat berat yang mengalami kerusakan. Namun, proses perbaikan terkendala ketersediaan suku cadang yang harus dipesan terlebih dahulu karena tidak tersedia di pasaran.
“Untuk sementara, alat berat yang biasa digunakan untuk merapikan tumpukan sampah masih mengalami kerusakan. Kami sudah berupaya melakukan perbaikan, tetapi suku cadangnya harus dipesan karena tidak tersedia di pasaran,” ujar Ariansyah.
Untuk mencegah tumpukan sampah semakin meluas hingga ke badan jalan, Dinas Lingkungan Hidup PALI kemudian berkoordinasi dengan sejumlah perusahaan di sekitar lokasi.
Dua perusahaan, yakni PT MHP dan PT BSE, diminta membantu menyediakan alat berat berupa buldoser untuk merapikan kembali tumpukan sampah ke area tempat pembuangan akhir.
Ariansyah mengatakan, pihak perusahaan telah menyatakan kesediaannya membantu penanganan tersebut.
“Untuk mengantisipasi agar sampah tidak semakin meluas, kami sudah berkoordinasi dengan perusahaan di sekitar lokasi. Alhamdulillah, PT MHP dan PT BSE bersedia membantu dengan menyediakan alat berat untuk merapikan tumpukan sampah,” katanya.
Sambil menunggu bantuan alat berat dari perusahaan, petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup tetap dikerahkan untuk melakukan penanganan secara manual.
Petugas berupaya mengumpulkan dan merapikan sampah yang telah keluar dari area tempat pembuangan akhir agar tidak semakin mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna jalan.
“Kami juga memaksimalkan petugas kebersihan untuk menangani sampah yang sudah keluar dari area sambil menunggu alat berat bantuan perusahaan tiba,” tambah Ariansyah.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI berharap perbaikan alat berat milik pemerintah maupun bantuan alat dari perusahaan dapat segera dilakukan sehingga penataan tumpukan sampah kembali berjalan normal.










